Baru-baru ini banyaaaaaaaak benget hal mengejutkan yang terjadi di hidup gue. Dari semua yang mengejutkan, gue pilih satu yang bener-bener bikin terkejut dan.. diluar dugaan banget! Mau tau nggak? Gue kepilih seleksi buat ikut olimpiade!!! Fantastis! Gue nggak pernah ikut seleksinya tapi tiba-tiba guru gue manggil gue dan ngasih kabar kalo, 'Git, kamu ikut olimpiade ekonomi ya?'. Shock? Nggak usah ditanya lagi. gue cuma bisa megap-megap dan mungkin itu dianggap sebagai jawaban, 'Iya, Bu. Saya bersedia.' oleh guru gue. Padahal? Hell NO!!!!!! Gue bahkan nggak pernah punya minat buat ikut seleksi begituan! Tunggu, jangan fikir kalo gue lagi 'nyombong', karena gue sama sekali nggak bangga. Gue mau nolak tapi kayak ada sesuatu yang bikin gue 'Yaudahlah, Git. Coba dulu aja, siapa tau ini jalan yang Allah kasih.'. Tapi kemaren, pas semua anak olimpiade dari semua mata pelajaran dikumpulin berasa banget kalo gue emang nggak cocok ada disini. Bikin gue bertanya-tanya sama diri gue sendiri, 'Am I 'me'?' Tau nggak rasanya pengen nangis? Nah! 'Ini bukan tempat gue. Orang-orang disini punya sesuatu yang ingin mereka raih, tapi gue nggak. Ini tempat dimana orang-orang lebih mentingin akademik daripada kehidupan sosial mereka. Ini. Bukan. Gita. Banget. Hell!' Terserah deh lo mau bilang gue nggak bersyukur atau apalah. Gue tau ini kesempatan emas, tapi.. harus gitu gue abaikan rasa nggak suka gue demi sesuatu yang udah jelas bukan tempat gue?
Tapi untuk mundur pun rasanya nggak mungkin, gue nggak mungkin ngecewain banyak orang. Jadi..? Should I pretend that I love being someone else?
Saturday, January 21, 2012
Saturday, November 5, 2011
What Would I Be?!
Pertanyaan yang nggak pernah berhasil gue jawab adalah ketika orang-orang bertanya, "Gita, mau kuliah ngambil jurusan apa?" atau "Gita, mau jadi apa?". Nahloooooh! Sebenernya, masa depan gue masih samar-samar. Gue nggak tau mau kuliah di jurusan apa, gue nggak tau mau jadi apa, apalagi kerja dimana. Emang sih kalo dipikir-pikir, belom waktunya gue repot-repot nentuin gimana masa depan gue nantinya. Toh, gue juga belom masuk tingkat akhir di SMA. Tapiiii, gue iri liat temen-temen gue yang udah pada punya tujuan. Misalnya Ayas. Ayas bilang, "Gue mau ngambil HI ah, Git. Atau Hukum Internasional. Pokoknya yang bisa kerja di luar negeri. Terus nanti gue cari bule disana. Gue nikah sama bule deh! Kalo bisa sih bule Spanyol ya..". Walaupun cita-citanya rada ngaco dan orangnya juga rada ngaco tapi seenggaknya doi punya tujuan hidup gitu. Gue?!?! Contoh lain, Nesia. Dia bilang, dia mau bikin Wedding Organizer. Gue sih dukung banget ya, supaya kalo gue nikah nanti bisa make jasanya dia gratis. Gue?!?!
Satu lagi yang selalu mengganggu pikiran gue. Gue anak IPS, tapi nilai IPS gue nggak pernah bagus. Sabtu minggu lalu ada Pembagian Hasil Ulangan Tengah Semester di sekolah gue. Dan hasilnya?
Sosiologi? Lulus.
Sejarah? Lulus.
Ekonomi? Remedial.
Geografi? Nggak usah ditanya, ini pelajaran yang dari kelas 10 sampe sekarang, nggak pernah nggak remedial.
Tapi coba tengok nilai bahasa gue.
Bahasa Inggris? Sangat memuaskan.
Bahasa Indonesia? Sangat memuaskan.
Bahasa Jepang? Sangat memuaskan.
Bahasa Sunda? Memuaskan. Bahkan nilai bahasa 'planet' gue pun masih jauh lebih bagus daripada nilai Ulangan Harian Geografi gue.
Jadi... sebenernya gue ini anak apa?!?!
Kembali ke tajuk utama. What would I be? Gue mau kuliah ngambil jurusan Sastra Indonesia. Tapi... bakal jadi apa gue nantinya? Masih burem. Gue mau kuliah ngambil jurusan akuntansi. Tapi... nilai ekonomi gue aja cuma segitu. Gue mau kuliah ngambil jurusan psikologi. Tapi... apa siap gue berhubungan sama orang gila? Sebenernya gue beruntung banget punya orangtua yang nggak otoriter maksain kehendak mereka. Mereka nggak pernah nentuin kemana gue harus melangkah. Mereka nggak pernah maksa gue buat jadi apa yang mereka mau. Tapi tetep aja gue bingung sendiri.
Apa sih yang gue mau?
Satu lagi yang selalu mengganggu pikiran gue. Gue anak IPS, tapi nilai IPS gue nggak pernah bagus. Sabtu minggu lalu ada Pembagian Hasil Ulangan Tengah Semester di sekolah gue. Dan hasilnya?
Sosiologi? Lulus.
Sejarah? Lulus.
Ekonomi? Remedial.
Geografi? Nggak usah ditanya, ini pelajaran yang dari kelas 10 sampe sekarang, nggak pernah nggak remedial.
Tapi coba tengok nilai bahasa gue.
Bahasa Inggris? Sangat memuaskan.
Bahasa Indonesia? Sangat memuaskan.
Bahasa Jepang? Sangat memuaskan.
Bahasa Sunda? Memuaskan. Bahkan nilai bahasa 'planet' gue pun masih jauh lebih bagus daripada nilai Ulangan Harian Geografi gue.
Jadi... sebenernya gue ini anak apa?!?!
Kembali ke tajuk utama. What would I be? Gue mau kuliah ngambil jurusan Sastra Indonesia. Tapi... bakal jadi apa gue nantinya? Masih burem. Gue mau kuliah ngambil jurusan akuntansi. Tapi... nilai ekonomi gue aja cuma segitu. Gue mau kuliah ngambil jurusan psikologi. Tapi... apa siap gue berhubungan sama orang gila? Sebenernya gue beruntung banget punya orangtua yang nggak otoriter maksain kehendak mereka. Mereka nggak pernah nentuin kemana gue harus melangkah. Mereka nggak pernah maksa gue buat jadi apa yang mereka mau. Tapi tetep aja gue bingung sendiri.
Apa sih yang gue mau?
Wednesday, October 26, 2011
I. Do.
On this night I wanna swear
I will always be there by your side
This I promise you babe
That I will always treat you right
'Cause so many men I know
You’re the one that I love so true
Every little thing you did to me
Nobody else can do
I do I do I do I do I do.. love you
I do I do I do I do I do.. need you
I do I do I do I do I do.. think about you
There’s nothing that I want, but You
Don’t keep the problem inside
Just tell me and we’ll try to fix it up
We’re gonna go through this together
I’ll be there for you anytime you want
Just believe what I say
It’s not a game I’m trying to play
Never failed this way before
Now I love you more and more
I will always be there by your side
This I promise you babe
That I will always treat you right
'Cause so many men I know
You’re the one that I love so true
Every little thing you did to me
Nobody else can do
I do I do I do I do I do.. love you
I do I do I do I do I do.. need you
I do I do I do I do I do.. think about you
There’s nothing that I want, but You
Don’t keep the problem inside
Just tell me and we’ll try to fix it up
We’re gonna go through this together
I’ll be there for you anytime you want
Just believe what I say
It’s not a game I’m trying to play
Never failed this way before
Now I love you more and more
(Ten2Five - I Do)
P.S. I love you.
Tuesday, August 30, 2011
Minal Aidin Walfaidzin, Semuanya :)
Minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin ;)
Walaupun kemaren pemerintah sempet galau nentuin hari lebaran, tapi seenggaknya kita masih tetep lebaran kok kawan-kawan. Ya emang sih dengan akibat, besok kita bakal makan opor ayam yang udah dimasak dari 2 hari yang lalu ^^ Btw, nyokap gue masak banyak banget loh! Opor ayam, sayur godok, semur daging, rendang, sambel goreng kentang, tumis buncis, daaaaan 50 buah ketupat. Oke ini nggak penting.
Semoga di hari yang suci ini kita semua dapat mengisi lembaran baru dengan tinta kebaikan. Yang tadinya masih males shalat 5 waktu, besok nggak lagi. Yang tadinya suka ngomong seenaknya, besok nggak lagi. Yang tadinya suka ngomongin orang, besok nggak lagi. Yang tadinya suka suudzon, besok nggak lagi. Yang tadinya musuhan, besok nggak lagi. Tapi kalo yang tadinya males ngerjain PR, nggak berubah juga nggak apa-apa kok ;) #abaikan
Yak sebenernya inti dari post ini adalah Gita mau mohon maaf sama :
- Papa & Mama. Mungkin selama setahun ini gue udah banyak ngecewain mereka, bikin mereka kesel, marah, gondok, keki punya anak kayak gue. But, I do love you, Mom, Dad ;) Maafin aku yaaa..
- Eni, Mbah Putri, Mbah Kakung. Pasti tanpa sadar gue pernah bikin beliau kesel & sakit hati. Maafin aku yaaa..
- Teh Lulut, Avi, Tyan. Kita akur sih. Tapi kalo udah berantem, wuoooooh, nggak mungkin nggak ada yang nangis. Maafin aku yaaa.. Terutama buat Teh Lulut yang sering aku tagihin, "Kapan kawin?" padahal umurnya 20 tahun aja belom, huahaha. Eh, tapi beneran deh, aku mau punya keponakan!
- Para sepupu, om dan tante yang nggak mungkin aku sebutin satu-satu
- Temen-temen dan guru-guru Playgroup Pelangi. Mungkin sih gue sebutin mereka satu-satu, tapi masalahnya adalah.. gue nggak inget nama mereka. Sekian.
- Temen-temen dan guru-guru TK Al-Irsyad II
- Temen-temen dan guru-guru SD An-Nur walaupun gue cuma 2 tahun sekolah disitu.
- Temen-temen dan guru-guru SD Al-Irsyad II. Especially for Ibu Rokhmah (Yang secara nggak langsung bikin gue jadi kayak sekarang ini.), temen-temen sekelas yang nggak pernah ganti selama 4 tahun. Miss you all!
- Temen-temen dan guru-guru SMPN 12 Bekasi. Especially for 7.4, 8.5, 9.9 (Maaf ya gue sempet punya prasangka yang nggak-nggak sama kalian, tapi ternyata, kalian ngangenin bangeeet!). Dan yang paling penting.. Alm. Pak Nandang! Maaf ya pak saya belum sempet nyekar ke makam bapak ;)
- Temen-temen dan guru-guru SMAN 5 Bekasi. Especially for #PokerSepix dan 11 IPS 1 (Maaf ya kalo first impression gue ke kalian jelek. Tapi sekarang udah nggak lagi kok ;) )
- Keluarga besar Pramuka SMPN 12 Bekasi. Matahari-Jipai. Kabayan-Nyi Iteung.
- PERKU5I! BPH tahun lalu dan tahun ini, Kandi, Kanda, temen-temen seangkatan seperjuangan, Dinda, Ramanda.
- Sahabat-sahabatku tercinta. Rara, Tasya, Dhea, Chilo, Desy, Qeqe, Heny, Ichonk, Esa, Ayas, Acha, Fira, Kitin, Diva
- Kamu. Iya kamu semua yang baca post ini. Mohon maaf lahir batin yaaa ;)
Selamat hari lebaran, semuanya! ;)
Tuesday, August 23, 2011
Terima Kasih, Tuhan
Terima kasih telah memberikan aku kehidupan walau hanya kehampaan dunia yang kurasakan
Terima kasih telah membiarkan aku merasakan satu hal yang pasti diantara kefanaan dunia
Terima kasih telah memberikan aku kesempatan untuk melihat setidaknya satu kebaikan kecil diantara kejinya dunia
Terima kasih telah membiarkan aku untuk terus merasakan nikmatnya surga dunia yang mengecoh
Terima kasih telah memberikan aku kekuatan untuk tersenyum meskipun dunia ini tak pernah adil
Hampanya dunia..
Kefanaan dunia..
Kejinya dunia..
Surga dunia yang mengecoh..
Dunia yang tak pernah adil..
Ah, tapi yang terpenting adalah.. terima kasih telah menyadarkanku untuk selalu bersyukur kepadaMu meskipun kenyataan tak pernah seindah nirwana.
Terima kasih telah membiarkan aku merasakan satu hal yang pasti diantara kefanaan dunia
Terima kasih telah memberikan aku kesempatan untuk melihat setidaknya satu kebaikan kecil diantara kejinya dunia
Terima kasih telah membiarkan aku untuk terus merasakan nikmatnya surga dunia yang mengecoh
Terima kasih telah memberikan aku kekuatan untuk tersenyum meskipun dunia ini tak pernah adil
Hampanya dunia..
Kefanaan dunia..
Kejinya dunia..
Surga dunia yang mengecoh..
Dunia yang tak pernah adil..
Ah, tapi yang terpenting adalah.. terima kasih telah menyadarkanku untuk selalu bersyukur kepadaMu meskipun kenyataan tak pernah seindah nirwana.
Saturday, August 20, 2011
Untuk Kamu, yang Selalu Seenaknya
Halo, kabar kamu masih baik-baik aja kan? Ya semoga aja ;)
Langsung aja deh. Aku punya buanyaaaaaak banget pertanyaan buat kamu :
Aku salah apa sih?
Kamu mau aku ngapain?
Kamu tau nggak berapa kali aku harus mikir buat 'moving' dari kamu?
Tapi kenapa kamu 'dateng' lagi?
Kamu pasti nggak tau 'kan gimana aku harus nahan diri supaya nggak 'lari' ke kamu lagi?
Please, jangan bikin aku goyah sama keputusan aku. Kamu harus tau apa cacian yang temen-temen aku lontarin kemaren. Aku tau kok mereka ngomong gitu karena mereka sayaaaaaang banget sama aku. Mereka nggak mau aku dijadiin 'tempat pemberhentian' terus. Jadi, tolong ya, aku minta kerjasama kamu. Jangan 'dateng' lagi bisa 'kan?
NB : I already found my Mr.Right.
Langsung aja deh. Aku punya buanyaaaaaak banget pertanyaan buat kamu :
Aku salah apa sih?
Kamu mau aku ngapain?
Kamu tau nggak berapa kali aku harus mikir buat 'moving' dari kamu?
Tapi kenapa kamu 'dateng' lagi?
Kamu pasti nggak tau 'kan gimana aku harus nahan diri supaya nggak 'lari' ke kamu lagi?
Please, jangan bikin aku goyah sama keputusan aku. Kamu harus tau apa cacian yang temen-temen aku lontarin kemaren. Aku tau kok mereka ngomong gitu karena mereka sayaaaaaang banget sama aku. Mereka nggak mau aku dijadiin 'tempat pemberhentian' terus. Jadi, tolong ya, aku minta kerjasama kamu. Jangan 'dateng' lagi bisa 'kan?
NB : I already found my Mr.Right.
Kamu pasti tau 'kan siapa aku?
Sunday, August 14, 2011
Mr.Right
Uhm.. Well, Mr.Right. My friends believe you BETTER than him. And I'm with them. Please, answer this simple question :
What if, I give you my heart?
Subscribe to:
Posts (Atom)