Tuesday, September 8, 2015

[Memoar] 1460 hari

Kamu tidak pernah memberiku mawar atau lili di hari penting kita. Tidak juga rela membuang waktumu di perjalanan Malang-Bandung hanya untuk bertemu denganku selama delapan jam. Aku selalu merajuk dan mengatakan bahwa kamu bukan pria yang romantis. Dan kamu selalu mengiyakan sambil tertawa mengejek. Tapi ketika kamu mengatakan bahwa aku adalah kebiasaanmu yang tidak bisa kamu ubah, mawar atau lili tidak lagi ada di bayanganku. Jangan tanya padaku kapan kamu mulai memasuki hatiku. Apalagi bertanya mengapa aku masih mau bertahan denganmu memerangi jarak. Karena yang aku tahu sekarang hanyalah kamu, sebagai pusat duniaku.

Terima kasih untuk 1460 hari yang penuh warna, Ba. Aku tidak sabar menanti ribuan hari lainnya, dengan kamu yang menawarkan warna baru untukku.